berita today

BERITA TODAY berita paling update mulai yang paling hot hingga seputar olahraga dan kesehatan

pencarian

Breaking

Jumat, 09 Februari 2018

Bos Samsung Ditetapkan sebagai Tersangka



 Berita Today-  seoul, Pimpinan Samsung Elec­tro­nics Lee Kun-hee ditetap­kan, Kamis (8/2), sebagai tersangka oleh polisi Korea Selatan (Korsel) dalam perkara penghindaran pajak 8,2 miliar won (sekitar 80 miliar rupiah), yang me­libatkan penggunaan rekening bank, yang dipegang karya­wan.
Sederet skandal menimpa keluarga Samsung, kerajaan niaga terbesar di negara ter­sebut.
Putra ketua pemimpin Samsung, Jay Y. Lee, ahli wa­ris Grup Samsung, di­bebas­kan dari penahanan pada awal pekan ini setelah penga­dilan banding membatalkan separuh hukumannya atas penyuapan dan korupsi hing­ga 2,5 tahun dan menangguh­kannya selama empat tahun.
Setelah serangan jantung pada 2014, Lee Kun-hee (76), masih dirawat di Pusat Kese­hatan Samsung di Seoul dan sulit dimintai tanggapan de­ngan menunjukkan sedikit tanda pemulihan. Hingga Lee Kun-hee dipenjara, Jay Y. Lee dianggap sebagai pemim­pin kelompok tersebut.
Polisi mengatakan Lee Kun-hee tidak bisa ditanyai karena kondisi fisiknya dan Samsung menolak berko­men­tar.
"Pemimpin Samsung Lee Kun-hee dan eksekutif Sam­sung mengelola dana di 260 rekening bank dengan nama 72 eksekutif, yang diduga menghindari pajak senilai 8,2 miliar won," kata pernyataan Badan Kepolisian Nasional Korea, yang berencana me­ngirimkan perkara tersebut ke kejaksaan.
Polisi menambahkan bah­wa reke­ning yang memiliki sekitar 400 miliar won, di­temukan dalam penyelidikan mereka atas dugaan pembaya­ran yang tidak semestinya un­tuk renovasi tempat tinggal keluarga Lee.
Penyelidikan penghinda­ran pajak mengejutkan kem­bali pembayaran keterlamba­tan pajak 130 miliar won pada 2011, meskipun hanya 8,2 miliar dari jumlah tersebut yang termasuk dalam undang-undang pembatasan, menurut polisi.
Kasus korupsi yang menye­babkan penangkapan Lee yang lebih muda tahun lalu dan menjatuhkan mantan pre­siden Park Geun-hye mendo­rong Samsung untuk bersum­pah untuk memperbaiki trans­paransi dalam tata kelola per­usahaan dan memberi lebih banyak otonomi kelompok tersebut dari keluarga Lee.
Grup tersebut membong­kar kantor strategi korporat­nya pada akhir 2017.
Pemerintahan liberal baru yang dipimpin oleh Presiden Moon Jae-in terpilih setelah skandal korupsi, berjanji un­tuk menempatkan konglo­merat keluarga di bawah pengawasan ketat dan meng­akhiri praktik pengam­punan konglomerat korporat yang dihukum karena kejahatan kerah putih.
Meskipun Jay Y. Lee be­lum terlihat kembali di kantor sejak dibebaskan pada 5 Feb­ruari, namun anggota komu­nitas bisnis Korea mengharap­kan dia untuk mengambil ken­dali sekali lagi, dan meng­inves­tasikan lebih banyak lagi dalam bisnis tersebut untuk menciptakan lapangan kerja yang mungkin dapat mem­bantu mene­nangkan kemara­han publik.
Sepulangnya dari penjara, Jay Y. Lee meminta maaf ka­rena tidak menunjukkan sisi baiknya dan menga­takan bahwa dia akan melakukan yang terbaik, namun tidak memberikan spesifik menge­nai rencana bisnisnya.
Sementara ia menghabis­kan satu tahun di belakang jeruji besi, Samsung Electro­nics, pembuat semikonduktor papan atas dunia, memper­oleh rekor keuntungan karena mendapat keun­tungan dari cip memori "siklus super."
 Itu bukan pertama kali Lee Kun-hee diselidiki karena peng­hindaran pajak. Dia divonis pada 2009 dan kemudian diampuni atas penghindaran pajak setelah terlibat dalam skandal, yang juga melibatkan penggunaan rekening, yang dipegang karyawan yang di­percayanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Judul