berita today

BERITA TODAY berita paling update mulai yang paling hot hingga seputar olahraga dan kesehatan

pencarian

Breaking

Selasa, 06 Februari 2018

Delapan Obat Terlarang Tidak Sebahaya Alkohol


berita today- ALKOHOL lebih merusak diban­ding heroin atau turunannya, menurut hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal kedokteran, the Lancet. Laporan itu ditulis bersama oleh Profersor David Nutt, mantan penasihat utama Inggris soal narkotika yang di­pecat oleh pemerintah pada bulan Oktober 2009.
Penelitan itu memberikan pe­ring­kat 20 jenis narkotika dalam macam 16 kerusakan bagi para pemakai dan masyarakat luas.
Tembakau dan kokain digo­long­kan sama tingkat pengrusak­annya, sementara eskatasi dan LSD termasuk di antara yang tidak begitu merusak.
Berikut delapan  obat terlarang yang tidak sebahaya alkohol
1. Mescaline
Mescaline  (3,4,5-kimia Tri­me­thoxyphenyl-2-ethylamine) ada­lah hallucinogenic alkaloid de­ngan struktur Phenethylamine. Mescaline, larut dalam air dan alkohol, diperoleh melalui proses ekstraksi, juga dapat diproduksi sintetisnya.
Meskalin pertama kalinya dite­mu­kan oleh Athur Heffter pada 1896; dan berhasil disintesis dan ditemukan strukturnya pada 1919 oleh Ernst Spath.
Efek Penggunaannya akan mengalami halusinasi pende­ngaran dan penglihatan pada perilaku tertentu tampak seperti keracunan obat, juga menim­bulkan sesak napas. Para pakar yakin mescaline dan  turunannya hallicomogenic bisa menjadi kunci bagi penyembuhan kecan­duan alkohol.
2. Psilocybin
Psilocybin adalah senyawa psikedelik alami yang diproduksi oleh lebih  200 jenis jamur, yang dikenal sebagai jamur psilocybin. Yang paling kuat adalah anggota dari genus Psilocybe, seperti P. azurescens, P. semilanceata, dan P. cyanescens, tetapi psilocybin juga telah diisolasi dari sekitar selusin genera lain.
Sebagai suatu prodrug, psilo­cybin dengan cepat diubah oleh tubuh untuk psilocin, yang memi­liki efek mengubah pola pikir mirip dengan LSD dan meskalin. Efek dapat termasuk euforia, halusinasi visual dan mental, pe­rubahan persepsi, rasa terdistorsi waktu, dan pengalaman spiritual, serta efek samping seperti mual dan serangan panik. Jika tidak digunakan melebihi dosis, psilo­cybin  tidak sebahaya daripada alkohol.
3. LSD
LSD  dikenal juga dengan nama acid, sugar cubes, blotter dan lainnya. LSD disebut-sebut sebagai salah satu jenis narkotika yang paling ampuh untuk mengu­bah suasana hati. Obat ini juga merupakan jenis halusinogen yang memengaruhi mental se­seo­rang.
Penelitian dari laboratorium Sandoz di tahun 1943, me­ngung­kapkan bahwa LSD memiliki dam­pak pada mental pemakai­nya. Dampak mental ini menye­rupai gangguan psikologis.  LSD yang digunakan secara normal tidak mematikan dan tidak  seba­haya dengan alkohol.
4. Codeine
Codeine  adalah obat golongan analgesik opioid yang digunakan untuk meredakan rasa nyeri ringan hingga berat. Obat ini be­kerja secara langsung pada sistem saraf pusat untuk mengurangi rasa sakit yang dialami.
Dalam kasus tertentu, codeine juga dapat digunakan untuk meri­ngan­kan gejala batuk dan mengo­bati kondisi diare akut. Codein ini tidak sebahaya dengan alkohol.
5. Mariyuana
Mariyuana (ganja) adalah tum­buhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal sebagai obat psikotropika karena adanya kan­dungan zat tetrahidro­kana­binol (THC, tetra-hydro-canna­binol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berke­pan­jangan tanpa se­bab). Tanaman ganja biasanya dibuat menjadi rokok mariyuana.
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas.
Selain itu ganja dan opium juga dide­ngung­kan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globa­lisme yang dipaksakan negara kapitalis ter­hadap negara ber­kem­bang.  Mariyuana tidak beracun bagi tubuh kita daripada alkohol.
6. Ketamine
Ketamine  merupakan narko­ba alternatif yang dipakai sebagai pengganti bila terpaksa. Sehingga kedudukannya bukanlah sebagai narkoba pilihan utama. Ketamine merupakan narkoba sintetik yang dimasukkan dalam narkoba gol­longan III jenis depresan.
Ketamine sebenarnya sangat bermanfaat dalam dunia medis karena memiliki efek pengobatan bagi penderita depresi. Sayang­nya Ketamine seringkali disalah­gunakan karena harganya me­mang lebih murah jika diban­dingkan dengan heroin maupun shabu.
7. Nitrous oxide
Nitrous oxide, umumnya dike­nal sebagai gas tertawa, nitrous, nitro, atau NOS adalah senyawa kimia dengan rumus N2O. Gas ini adalah oksida dari nitrogen.
Pada suhu kamar,gas ini tidak berwarna, dan tidak mudah terba­kar, dengan bau dan rasa sedikit manis. Gas ini digunakan dalam operasi dan kedokteran gigi untuk anestesi dan efek analgesik.
Gas ini dikenal sebagai “gas tertawa” karena efek euforia setelah menghirupnya, dan kare­na efek itu gas ini digunakan sebagai anestesi disosiatif.
Selain itu gas ini juga digu­nakan sebagai oxidizer dalam peluncuran roket dan dalam balap mo­tor untuk meningkatkan output da­ya mesin. Pada suhu tinggi, asam nitrat adalah oksidator kuat yang mirip dengan molekul oksigen.
8. Kokaina
Kokaina atau juga disebut sebagai kokain adalah senyawa sintesis yang memicu metabo­lisme sel menjadi sangat cepat.
Kokaina merupakan alkaloid yang didapatkan dari tumbuhan koka Erythroxylon coca, yang berasal dari Amerika Selatan. Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk menda­patkan “efek stimulan”.
Saat ini kokaina masih digu­nakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokaina dikla­sifikasikan sebagai suatu narko­tika, bersama dengan morfina dan heroina karena efek adiktif.   Ko­kaina tidak seberbahya dari­pada alkohol




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Judul